Home Daerah Pemuda di Kepulauan Sula Ditemukan Meninggal Dunia
DaerahHeadline

Pemuda di Kepulauan Sula Ditemukan Meninggal Dunia

Share
Ilustrasi mayat. (Pixabai)
Share

Berita ini disajikan sebagai informasi publik dan tidak dimaksudkan untuk menginspirasi, membenarkan, atau menormalisasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional, depresi, putus asa, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional melalui psikolog, psikiater, layanan kesehatan terdekat, tokoh agama, atau orang-orang terpercaya di sekitar Anda. Dukungan dan pertolongan selalu tersedia, dan setiap masalah dapat dicari jalan keluarnya melalui bantuan yang tepat.

Seorang pemuda berinisial RS (20), warga Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung pada Selasa pagi.

Korban ditemukan tergantung di sebuah pohon tidak jauh dari sebuah sekolah. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ilham Norau sekitar pukul 06.00 WIT.

Salah satu pejabat desa berinsial AN, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan peristiwa tersebut. Namun, hingga saat ini pihak keluarga maupun pemerintah desa belum mengetahui secara pasti penyebab korban mengakhiri hidupnya.

“Iya, benar. Ada seorang pemuda yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung. Namun, kami belum mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut,” ujar Abjan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kepulauan Sula, IPDA Jaya Afandi, juga membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, anggota kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian.

“Saat ini anggota masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan keterangan. Nanti jika sudah ada perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” kata Jaya.

Peristiwa ini mengundang perhatian warga setempat. Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. (ham)

 

 

Laporan: Hamdi Embisa

Share