Tim Porto FC dari Kelurahan Toloa mencetak sejarah baru dan berhasil keluar sebagai juara Gurabati Open Tournament ke-XXVII Tahun 2026 setelah mengalahkan Rajawali Simau dari Kabupaten Halmahera Utara dengan skor 2-1 di partai final.
Dua gol kemenangan Porto FC dicetak oleh Mufdi Iskandar di menit ke-72 dan 77 di babak kedua. Sementara Tim Rajawali Simau dicetak oleh Masrul Bahry di menit ke-42.
Usai mengalahkan Rajawali Simau, GOT secara resmi ditutup yang berlangsung di Stadion Gurabati, Kelurahan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Rabu (15/7/2026).
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen menyampaikan, terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras sehingga GOT dapat berjalan dengan baik, sekaligus mengapresiasi kepada seluruh tim.
GOT kali ini juga diikuti oleh tim dari Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Selatan dan Kota Ternate, menunjukkan bahwa olahraga sepak bola bukan hanya tentang pertandingan dan mencari kemenangan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat silaturahmi, serta membangun kebersamaan.
“Saya berpesan kepada seluruh pemain, official, suporter dan masyarakat yang hadir untuk jadikan sepak bola sebagai ajang persatuan dan hiburan yang menjunjung tinggi sportivitas. Jangan lagi ada perkelahian, keributan, atau tindakan yang dapat mencederai nilai-nilai olahraga,”jelasnya.
Ajang sepak bola telah mampu menyatukan kita, bukan memecah belah. Karena kepada tim yang berhasil menjadi juara, kami ucapkan selamat atas prestasi yang diraih.
“Kepada tim yang belum berhasil, tetap semangat dan terus tingkatkan kemampuan, semua tim yang telah berpartisipasi adalah pemenang karena telah menunjukkan semangat dan komitmen dalam menjunjung tinggi olahraga,”ucapnya.
Adapun yang keluar sebagai Juara I pada Gurabati Open Tournament ke-XXVII Tahun 2026 adalah Porto FC dari Kelurahan Toloa, Juara II diraih oleh Rajawali Simau dari Galela Kabupaten Halmahera Utara, Juara III bersama diraih oleh Perstug FC dari Kelurahan Tuguiha dan FR FC dari Kelurahan Folarora.
Sedangkan, pemain terbaik diraih oleh Al Khaliq Rauf dari Rajawali Simau, Top score Mufdi Iskandar dari Porto FC dan kiper terbaik yakni, Fili Ismanto Dano dari Perstug Tuguiha.
Dengan demikian, panitia memberikan bonus kepada penjaga gawang terbaik, pemain terbaik, dan top scorer masing – masing sebesar Rp5 juta, untuk juara III masing-masing mendapat piala tetap dan bonus sebesar Rp50 juta.
Sementara juara II, Rajawali Simau dari Kabupaten Halmahera Utara mendapat piala tetap, medali perak dan bonus sebesar Rp100 juta, dan sang juara the infinity League Gurabati Open Tournament ke – XXVII Tahun 2026 adalah Porto FC mendapat piala bergilir, piala tetap, medali emas dan bonus uang tunai sebesar Rp 150.000.000. (msn)
Penulis: Mansyur Armain