Operasi katarak yang dilaksanakan oleh PT ERELA bersama Fakultas Kedokteran KMK Universitas Gadjah Mada dan RSD Kota Tidore Kepulauan bersama lancar.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta penyelenggaraan program-program promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif,”kata Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam dalam kegiatan bakti sosial operasi katarak, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, mengurangi angka gangguan penglihatan akibat katarak, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup para penerima manfaat.
“Semoga kerjasama dan kolaborasi yang baik ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan merata di Kota Tidore Kepulauan,”tambahnya.
Product Manager PT. ERELA dr. Andriyani Tjahyaningsih Larosa, menjelaskan berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka kebutaan di Indonesia cukup tinggi dengan penambahan sekitar 200.000 kasus baru setiap tahunnya.
“Kondisi ini menjadi perhatian bersama dan memerlukan upaya penanganan yang berkelanjutan,”terangnya.
dr. Andriyani menambahkan, PT Erela telah mendukung pelaksanaan bakti sosial operasi katarak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Sementara, mewakili Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM, dr. Purjanto Tepo Utomo, menjelaskan, operasi katarak yang dilakukan kali ini adalah yang kelima kali, dengan dua layanan utama, yaitu transplantasi kornea dan operasi katarak, penanganan terhadap kedua penyakit.
“Ini salah satu upaya penting dalam mengurangi angka gangguan penglihatan dan kebutaan. Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang baik dari rekan-rekan di Ternate dan Tidore, dan ke depan, kami akan melakukan tindak lanjut terhadap pasien katarak,”ungkapnya.
Setelah kegiatan selesai, kami akan menempatkan petugas untuk melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap pasien.
“Untuk bulan depan dokter akan kembali datang ke sini untuk melaksanakan pemeriksaan dan tindak lanjut lanjutan bagi pasien katarak,”sambungnya. (msn)
Penulis: Mansyur Armain