Home Daerah Pemkot Tikep dan UMMU Kerja Sama Bangun Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut
Daerah

Pemkot Tikep dan UMMU Kerja Sama Bangun Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut

Share
Wali Kota Tikep Muhammad Sinen dan Rektor UMMU menunjukkan dokumen MoU di bidang Kedokteran, Selasa (19/5/2026)
Share

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) berkomitmen memajukan sektor pendidikan dan kesehatan di daerah.

Komitmen kedua belah pihak tersebut secara resmi dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding  (MoU) terkait pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut, berlangsung di Gedung Pascasarjana UMMU, Ternate, Selasa (19/5/2026).

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen mengungkapkan, Pemkot Tidore menerima kerja sama dari Universitas Muhammadiyah tersebut untuk mendukung penuh kelancaran pembangunan kampus, terutama dalam memangkas birokrasi.

“Kerangka kerja sama ini adalah sebuah berkah bagi masyarakat yang telah lama mendambakan kehadiran institusi pendidikan tinggi kedokteran di wilayahnya,”jelas Sinen.

Menurutnya, MoU tersebut juga bertujuan mempermudah proses perizinan serta administrasi, agar proyek ini dapat segera direalisasikan tanpa hambatan.

Sebagai bentuk dukungan konkret dan untuk mempercepat operasional perkuliahan, Pemkot Tidore Kepulauan menyiapkan dua langkah strategis yakni, fasilitas sementara mengalihfungsikan beberapa aset bangunan milik daerah di pusat kota sebagai lokasi perkuliahan sementara, kemudian merencanakan penyediaan lahan permanen yang strategis untuk pembangunan fasilitas kampus masa depan.

Dengan bersinergi dan niat tulus dari kedua belah pihak adalah kunci, kolaborasi ini dipandang sebagai langkah awal yang kecil, namun visioner untuk membawa kemajuan besar bagi dunia pendidikan dan pembangunan daerah di Kota Tidore Kepulauan.

Rektor UMMU, Prof. Dr. Ranita Rope, menyebut kemitraan dengan Pemkot Tidore Kepulauan ini sangat krusial. Ini merupakan strategi utama universitas untuk memenuhi syarat ketat izin operasional Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut, khususnya ketersediaan sarana fisik dan rumah sakit pendidikan.

Beberapa fokus utama UMMU dalam merealisasikan fakultas ini meliputi, melakukan peninjauan kelayakkan pada fasilitas kesehatan milik pemerintah untuk dijadikan ruang kuliah dan laboratorium pendukung, mengkoordinasikan peminjaman tenaga pendidik dan dokter spesialis dari berbagai wilayah untuk menjamin kualitas akademik, serta MoU untuk melengkapi seluruh persyaratan teknis dan administratif yang diwajibkan oleh kementerian terkait.

“Sinergi ini adalah langkah cepat dan tepat dalam mengatasi keterbatasan lahan, sekaligus memperkuat sistem pendidikan medis di Maluku Utara,” jelasnya.

Kerja sama ini, diharapkan tidak hanya menjawab aspirasi masyarakat, tetapi juga secara signifikan mampu memperkuat infrastruktur akademik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Tidore Kepulauan maupun Maluku Utara.

Penandatanganan MoU juga turut disaksikan oleh jajaran pemangku kepentingan dari sektor pendidikan maupun pemerintahan.

Kepala LL DIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, Badan Pembina Harian (BPH) Muhammadiyah, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Asisten Setda Kota Tidore Kepulauan, kepala organisasi perangkat daerah, dan wakil rektor di lingkungan UMMU. (*)

 

 

Penulis: Mansyur Armain

Share