Banjir bandang menerjang Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara pada, Kamis (12/3/2026). Akibatnya, 11 rumah rusak berat, 9 rusak ringan, 13 rumah terendam, dan 1 rumah dilaporkan hilang.
Peristiwa itu bermula saat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (11/3/2026) pukul 21.00 WIT hingga pukul 04.20 WIT.
Sementara ratusan warga setempat terpaksa mengungsi ke lokasi yang aman.
Kepala Desa Wiasakai, Mashun Umasugi, mengatakan, banjir tersebut merendam 34 rumah warga. Sementara satu rumah warga yang hilang tersapu banjir adalah milik warga bernama Arfia.
“Saat ini semua warga sedang mengungsi,” kata Mashus saat dihubungi wartawan melalui panggilan telefon, Kamis (11/3/2025).
Mashun berharap, Pemda Kepulauan Sula segera mengambil langkah untuk mengatasi sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana banjir tersebut.
“Harapannya, pemerintah daerah bisa segera memberikan bantuan sekaligus membantu mencegah terjadinya bencana banjir susulan,” ungkapnya.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula, Samsudin Ode Maniwi, mengungkapkan saat ini tim telah menuju ke Desa Wiasakai untuk melakukan pendataan warga-warga yang terdampak banjir.
“Tim sudah ke lokasi banjir untuk melihat kepastian tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat pasca banjir Waisakai,” pungkasnya.(ham)


