Home Headline Batas Kota FC Mainkan Lima Pemain Luar Daerah di Turnamen Bupati Sula Cup III, Panitia Bupati Sula Cup III Sengaja Biarkan
HeadlineOlahraga

Batas Kota FC Mainkan Lima Pemain Luar Daerah di Turnamen Bupati Sula Cup III, Panitia Bupati Sula Cup III Sengaja Biarkan

Share
Pelatih Wai Ipa FC Masri Buamona (tengah) didampingi menejer tim.(Foto: Indep.id)
Share

Tim sepak bola Batas Kota FC diduga memainkan pemain yang tidak sesuai dengan regulasi turnamen Bupati Sula Cup III saat berhadapan dengan Wai Ipa FC di babak 16 besar pada Selasa, 9 Desember 2025 di Stadion Kodim 1510 Kepulauan Sula.

Pasalnya, dalam aturan yang disepakati pada saat teknikal meeting, setiap tim hanya diperbolehkan memiliki empat pemain dari luar daerah Kepulauan Sula.

Namun pada babak 16 besar, Batas Kota FC dengan sengaja menambah satu pemain dari luar daerah atas nama Sahdi Mahu sehingga menjadi lima orang.

Mirisnya, panitia turnamen Bupati Sula Cup III malah membiarkan tim Batas Kota FC menurunkan jumlah pemain luar daerah melebihi batas yang ditentukan.

Masalah ini pun membuat pelatih Wai Ipa FC dengan resmi menyampaikan surat protes kepada panitia pelaksana turnamen Bupati Sula Cup III yang diterima oleh Sekretaris Panitia, Mulki Pora.

Pelatih Wai Ipa FC, Masri Buamona mengungkapkan, Batas Kota FC telah menabrak aturan turnamen yang sebelumnya disepakati bersama dalam meeting awal.

Bagaimana mana tidak, di dalam aturan Pasal 4 pernyataan pemain poin ketiga menyebutkan, setiap tim dapat mendatangkan pemain luar (BON) dengan ketentuan cukup empat orang pemain.

Sedangkan dalam poin enam, apabila kedapatan pemain yang tidak sah, maka secara mutlak kemenangan diberikan kepada tim lawan.

“Panitia turnamen Bupati Sula Cup III 2025 wajib menjadikan aturan resmi yang telah disahkan sebagai rujukan dalam menciptakan rasa keadilan, termasuk bagi kami Wai Ipa FC yang telah dirugikan,” katanya, Jumat (12/12/2025).

Untuk itu, ia menegaskan kepada panitia turnamen Bupati Sula Cup III agar segera mendiskualifikasi Batas Kota FC dari turnamen karena dengan sengaja mengelabui panitia maupun tim lawan dengan menurunkan Sahdi Mahua sebagai pemain siluman pada laga Wai Ipa FC vs Batas Kota FC pada 9 Desember 2025.

“Batas Kota FC sudah dengan sengaja menyalahi aturan, Jadi itu mutlak untuk didiskualifikasi sesuai aturan. Kalu tidak didiskualifikasi, maka kembalikan uang kerugian sebesar Rp80 juta,” tegasnya.

“Tapi kalau tidak ada keputusan apa-apa dari panitia, sudah pastinya permainan selanjutnya pada Senin, Wai Ipa FC juga akan turun main,” pungkasnya.

Sementara Panitia Turnamen Bupati Sula Cup III dalam surat jawaban protes mengakui pada laga 16 besar tim Batas Kota FC secara sengaja menambahkan satu pemain naturalisasi baru, yakni Sahdi Mahua yang sebelumya tidak pernah dikenali pada daftar susunan nama pemain (DSP) ataupun didaftarkan pada laga-laga sebelumnya.

Selain itu, Sahdi Mahua diturunkan sebagai penjaga gawang sehingga total pemain yang gunakan Batas Kota FC pada laga tersebut menjadi lima orang, diantaranya Arham Albani, nomor punggung 18, Farhan Efendi, nomor punggung 7, Sadil Haunisi nomor punggung 15, Imam, kiper laga babak penyisihan, dan Sahdi Mahua pemain tambahan yang digunakan pada babak 16 besar. (ham)

Share