Warga Lingkungan Mangga Gole, Kelurahan Mafututu, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, patungan membangun jalan tani yang berada di belakang permukiman warga RT 07 dan RT 08.
Di tengah kondisi efisiensi anggaran, warga memilih berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya. Setiap kepala keluarga (KK) menyumbangkan uang sebesar Rp10.000 untuk mendukung pembukaan jalan tani yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat setempat.
Berdasarkan pantauan media ini, alat berat mulai melakukan pembersihan dan pembukaan jalan tani yang berada di belakang kampung. Jalan tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 2 kilometer. Dari hasil patungan warga, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp10 juta.
“Jadi, pembukaan jalan tani itu sekitar 2 kilometer, dan uang yang terkumpul sebesar Rp10 juta,” ujar tokoh pemuda Mafututu, Abdul Malik Alimuddin, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Abdul Malik, keinginan masyarakat untuk memiliki akses jalan tani sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Namun, keinginan tersebut baru dapat diwujudkan tahun ini melalui inisiatif dan swadaya masyarakat.
“Keinginan tersebut baru tercapai tahun ini melalui patungan per KK. Sebab, di belakang kampung banyak hasil pertanian berupa pala, cengkeh, dan tanaman lainnya yang sulit didistribusikan keluar,” jelasnya.
Kondisi tersebut mendorong tokoh pemuda bersama masyarakat Lingkungan Mangga Gole berinisiatif mengumpulkan dana untuk menyewa alat berat. Dana swadaya tersebut digunakan untuk membantu proses pembukaan jalan sekaligus pembersihan dan pembebasan lahan yang akan menjadi akses menuju kawasan pertanian warga.
Abdul Malik berharap Pemerintah Kota Tidore Kepulauan maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberiperhatian terhadap kebutuhan jalan tani di wilayah tersebut.
“Lebih khusus, Dinas PUPR dan Dinas Pertanian harus mengambil langkah untuk merealisasikan program jalan tani di sini. Jangan sampai ada kesan pilih kasih,” tegasnya.
Ia mengatakan, jika melihat kondisi di wilayah Kota Tidore Kepulauan, khususnya Pulau Tidore, sebagian besar kawasan pertanian masyarakat sudah memiliki akses jalan tani. Namun, kondisi berbeda masih dirasakan warga Lingkungan Mangga Gole yang hingga kini belum memiliki akses yang memadai.
“Torang (kami) yang belum ada jalan tani, dengan kerendahan hati, bisa membantu kami di Lingkungan Mangga Gole, khususnya di RT 07 dan RT 08,” harapnya. (Mansyur Armain)

