Home Daerah Polisi Olah TKP Temuan Jasad Pria Remaja di Kepulauan Sula
DaerahHeadlineHukrim

Polisi Olah TKP Temuan Jasad Pria Remaja di Kepulauan Sula

Share
Petugas Polres Kepsul saat melakukan olah TKP, Rabu (10/6/2026)
Share

PERHATIAN: Berita ini disajikan sebagai informasi publik dan tidak dimaksudkan untuk menginspirasi, membenarkan, atau menormalisasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional, depresi, putus asa, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional melalui psikolog, psikiater, layanan kesehatan terdekat, tokoh agama, atau orang-orang terpercaya di sekitar Anda. Dukungan dan pertolongan selalu tersedia, dan setiap masalah dapat dicari jalan keluarnya melalui bantuan yang tepat.

Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara mulai menyelidiki temuan jasad pria diduga bunuh diri dengan melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban yang merupakan seorang pria muda berusia 20 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di belakang sebuah sekolah pada, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIT.

“Dalam rangka mengungkap fakta-fakta peristiwa secara objektif, petugas melaksanakan olah TKP, meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah,” kata Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto melalui Kasi Humas, IPDA Jaya Afandi M Soumena,” Rabu (10/6/2026).

Afandi menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan yang diperoleh di lapangan, korban sebelumnya sempat berada di rumah orang tuanya sekitar pukul 12 malam WIT. Sebelum akhirnya meninggalkan rumah.

Namun pada pukul 06.00 WIT, pria berinisial R itu ditemukan warga sudah tak bernyawa. Meski begitu pihaknya belum mengetahui pasti penyebab R nekat mengakhiri hidupnya.

“Motifnya masih sementara pendalaman. Namun dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Baleha menunjukkan bahwa penyebab kematian korban diduga akibat jeratan tali pada bagian leher,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

“Seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur yang berlaku. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga guna memastikan seluruh tahapan penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.

“Polres Kepulauan Sula juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menunggu informasi resmi yang disampaikan oleh pihak kepolisian,” tandasnya. (ham)

 

 

Laporan: Hamdi Embisa

Share