Home Daerah Tabrakan Perempatan Fagudu, Kepulauan Sula Seorang Perempuan Meninggal, Lampu Merah Jadi Sorotan
DaerahHeadlineHukrim

Tabrakan Perempatan Fagudu, Kepulauan Sula Seorang Perempuan Meninggal, Lampu Merah Jadi Sorotan

Share
Rekaman CCTV kecelakaan maut di perempatan Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Senin (26/1/2026). Tampak pengendara terhempas keluar jalur usai tabrakan.
Share

Perempatan Desa Fagudu, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara berubah menjadi jalur maut.

Ruas jalan kecil dan tidak berfungsinya lampu merah menjadi sorotan dalam kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor pada Senin, (26/1/2026) sekira pukul 08.30 WIT.

Insiden tersebut menyebabkan seorang pemotor meninggal dunia usai tabrakan dengan pemotor lainnya.

Informasi yang dihimpun jurnalis Indep.id menyebutkan, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX merah bernomor polisi DG 5997 dan Honda Scoopy abu-abu dengan nomor polisi DG 5411 C.

”Korban ini dibonceng oleh temannya setelah tabrakan itu korban sempat dilarikan ke RS tapi meninggal dunia waktu mau dirujuk ke Ternate,”kata Kasat Lantas Polres Kepulauan Sula, Ipda A.R Taufiq Habsy melalui Kasi Humas, Ipda Jaya Afandi M. Soumena, Senin (26/1/2026).

Dia menjelaskan, awalnya sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai seorang pelajar SMA berinisial AA (17) berboncengan dengan teman sekolah PW (17) bergerak dari arah timur menuju ke sekolah.

Saat memasuki perempatan, kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai AF (27) yang saat itu berboncengan dengan temannya KS (37).

”Motor Scoopy itu sudah lebih dahulu memasuki badan jalan perempatan,”ungkap Afandi.

AF mengalami luka lebam di bawah mata kanan serta luka lecet di atas telapak kaki kanan. Sementara temannya KS mengalami luka lecet pada siku tangan kanan, benturan di kepala bagian belakang dan tak sadarkan diri sehingga dilarikan ke RSUD Sanana.

Korban KS, lanjut Afandi, hendak dirujuk ke RSU Kota Ternate untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Sayangnya, setelah beberapa jam mendapat perawatan medis korban meninggal dunia.”Iya, korban sudah meninggal,” kata Afandi kepada Indep.id.

Dia menyebut, saat ini Satlantas Polres Kepulauan Sula masih melakukan pendalaman dengan melengkapi administrasi penyidikan dan memeriksa saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Kami menyampaikan serta mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak, serta tidak mengizinkan anak berkendara apabila belum sesuai ketentuan perundang-undangan, demi keselamatan bersama,” tandasnya.(ham)

Share