Home Daerah Polres Kepulauan Sula Tangani Ratusan Kasus sepanjang 2025, Penganiayaan Menonjol
DaerahHukrim

Polres Kepulauan Sula Tangani Ratusan Kasus sepanjang 2025, Penganiayaan Menonjol

Share
Kapolres Kepsul AKBP Kodrat Muh. Hartarto dalam konferensi pers, Selasa (30/12/2025)
Share

Polres Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara mencatat laporan polisi yang ditangani selama 2025 sebanyak 276 kasus dengan penyelesaian sebanyak 172 perkara. Jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan pada 2024 sebanyak 174.

Ini disampaikan Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto dalam press release akhir tahun 2025, Senin (30/12/2025).

Kodrat mengungkapkan, dari ratusan kasus yang ditangani, terdapat sejumlah perkara yang menonjol, diantaranya penganiayaan sebanyak 69 kasus, kekerasan seksual 42 kasus.

Kemudian disusul kasus pengeroyokan 41 kasus, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebanyak 21 kasus.

“Kasus-kasus menonjol yang mendapat perhatian publik seperti kasus pengeroyokan di Desa Mangoli dan kekerasan seksual yang dilakukan oleh pejabat publik telah kami tangani dengan tuntas dan sebagian besar pelakunya sudah diajukan ke proses peradilan,” ungkap Kodrat.

Selain itu, pihaknya juga berhasil mengungkap dua kasus narkoba sepanjang 2025.” Ini adalah komitmen kami untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kodrat juga menyampaikan pihaknya juga mengamankan 2.887 botol minuman keras (miras).

“Dari giat yang dilakukan, sebanyak 366 orang pelaku pengedar dan pengonsumsi miras talah diamankan. Jumlah tersebut, sebanyak 350 orang diberikan pembinaan dan 16 orang diproses hukum tindak pidana ringan (tipiring),” ucapnya.

Ia menyebut, upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan hukum dan menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesional setiap anggota, responsivitas dalam melayani masyarakat, dan transparansi dalam setiap tindakan hukum yang diambil,” ujarnya.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan rekan-rekan media untuk terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga Kamtibmas. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” tandasnya. (ham)

Share