Home Daerah Upah Tukang Pemasangan Keramik Masjid Raya Sanana Ratusan Juta Belum Dibayar, Polisi Enggan Proses Laporan
DaerahHeadline

Upah Tukang Pemasangan Keramik Masjid Raya Sanana Ratusan Juta Belum Dibayar, Polisi Enggan Proses Laporan

Share
Masjid Raya Sanana Kabupaten Kepulauan Sula.
Share

Pekerjaan proyek pemasangan keramik Masjid  Raya Al-Istiqomah Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara menyisahkan masalah.

Seorang pengawas proyek berinisial IB alias Ipul diduga tidak membayarkan sisa upah tukang sebesar Rp 100 juta, padahal pekerjaan proyek telah selesai Desember 2024.

Kepala tukang, Alkin mengungkapkan, total nilai pemasangan keramik tersebut sebesar Rp 250 juta, namun yang baru di berikan sebesar Rp 150 juta.

“Upah pemasangan keramik itu nilai totalnya Rp 250 juta. Yang sudah terpakai untuk berikan upah pekerja itu Rp 150 juta, tinggal Rp 100 juta yang sampai saat ini belum dibayar,” ungkapnya kepada Indep.id, Jumat (26/12/2025).

Alkin mengaku, pihaknya juga telah mendatangi mantan Kepala Dinas PUPR Kepulauan Sula, Jainudin Umaternate. Namun, eks kadis tersebut meminta bertemu langsung dengan kontraktor.

Setelah menemui kontraktor, Alkin mengaku kembali diminta menemui pengawas yang telah mengambil uang sisa upah pekerja.

“Pengawas juga menunjukan nota bahwa pengawas sudah ambil uang itu, tapi saat kita ke pengawas untuk menuntut upah sisa kami pengawas terus lari kesana kemari,” katanya.

Karena pengawas sering lari, Alkin memutuskan untuk melaporkan ke Polres Kepulauan Sula, akan tetapi pihak kepolisian tidak merespons laporan tersebut.

“Sudah lapor polisi, tapi polisi tidak respon dan mengatakan orangnya mau tangkap bagaiman sementara pengawas tidak ada di Sanana, ada di Ambon,” ujarnya.

Ia berharap kepada pengawas agar segera membayar upah sisa tersebut.” Karena saya lagi mau membayar sisa upah teman-teman pekerja lainnya,” pungkasnya.(ham)

Share