Home Daerah Wali Kota Tidore Akui PAD Banyak Bocor
Daerah

Wali Kota Tidore Akui PAD Banyak Bocor

Share
Muhammad Sinen.
Share

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menilai pendapatan asli daerah (PAD) Tikep terutama retribusi di pelabuhan sering mengalir ke luar atau bocor.

Menurut Muhammad Sinen, penyebabnya karena sistem penarikan retribusi sebagian masih dilakukan secara manual atau di luar sistem digitalisasi.

Padahal, lanjutnya, sistem digitalisasi terutama pada retribusi sudah diterapkan di Tikep. Hanya saja, kondisi jaringan sering menjadi kendala.

“Sementara jaringan di Tidore tidak sama seperti di Jakarta. Jadi kebocoran yang dipantau itu ada tiga orang (yang masuk) antrian bisa dua menit,”ucapnya, Kamis (1/10/2026).

Muhammad Sinen lantas mengilustrasikan, jika pendapatan retribusi sehari Rp1 juta, maka PAD retribusi yang bocor bisa mencapai Rp2 juta.

“Hal itu, perlu kita maksimalkan. Bila jaringannya tidak baik, maka harus pakai sistem manual sehingga tidak ada kebocoran tersebut,”jelasnya.

Karena itu, dia mendorong, pimpinan OPD dan seluruh ASN Kota Tidore Kepulauan harus melakukan inovasi untuk mendorong kenaikan PAD.

“Target kami ke depan, Tidore Kepulauan jadi salah satu Kota yang terunik di Provinsi Maluku Utara,”harapnya. (*)

 

 

 

Penulis: Mansyur Armain

Share