Pasokan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Lingkungan Tobenga, belakang SD 55, Kelurahan Kasturian, Kota Ternate, dikeluhkan warga. Aliran air dilaporkan terhenti selama dua hari berturut-turut.
Gangguan pasokan air terjadi sejak Sabtu dan Minggu (27/9/2026) pekan kemarin. Aliran air sempat terhenti mulai pukul 15.30 WIT hingga pukul 02.00 WIT dini hari. Kondisi serupa kembali terjadi pada Senin (28/9/2026) pagi.
Terhentinya pasokan air pada Senin pagi membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama saat mempersiapkan diri untuk beraktivitas pada awal pekan.
Sejumlah warga bahkan terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih demi memenuhi kebutuhan mandi dan keperluan rumah tangga lainnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bagian Distribusi dan Perlengkapan PDAM Ternate, Ali M. Nur, menjelaskan bahwa gangguan distribusi air disebabkan kerusakan mesin pompa yang berfungsi menyalurkan air dari bak penampungan 1 ke bak 2 untuk sistem pengaliran gravitasi.
“Ada masalah pada pompa dari bak 1 ke bak 2 yang mengisi penampungan untuk sistem gravitasi. Kemarin sore sekitar jam 15.00 WIT itu mati total. Kerusakannya ada pada bagian paking atau gasket karet, sehingga suaranya berbeda dan memengaruhi pengaliran ke daerah bawah,” ujar Ali, Senin (28/9/2026).
Ali mengatakan, penggantian komponen pompa sebenarnya telah direncanakan sehari sebelumnya. Namun, pelaksanaan perbaikan tertunda karena bertepatan dengan hari libur.
Meski demikian, tim teknis telah dikerahkan untuk melakukan perbaikan sejak Senin pagi. Pihaknya mengupayakan agar pekerjaan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga operasional pompa kembali normal.
“Sebenarnya kemarin sudah direncanakan penggantian, tetapi karena hari libur, jadi baru dikerjakan pagi ini. Kami usahakan pagi ini selesai agar operasional pompa dapat kembali normal,” pungkasnya. (rie)

