Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) Maluku Utara sebagai langkah memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, MPA, bersama Rektor Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara, Sarbaini A. Karim, Kamis (11/6/2026).
Dalam sambutannya, Rektor Unibrah Maluku Utara, Sarbaini A. Karim, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut berlaku selama lima tahun dengan ruang lingkup yang mencakup bidang pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program lain yang disepakati kedua belah pihak.
Sarbaini menyampaikan apresiasi kepada Bupati Halmahera Timur yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri sekaligus menandatangani nota kesepahaman tersebut.
Menurutnya, visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur pada periode kedua yang berfokus pada penguatan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia memiliki keselarasan dengan tujuan kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Halmahera Timur,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menyoroti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang menjadi salah satu program unggulan pengembangan pendidikan yang ditawarkan Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara.
Menurut Ubaid, program tersebut merupakan terobosan pendidikan yang memberikan pengakuan resmi terhadap pengalaman kerja, pelatihan, kursus, maupun pendidikan yang pernah ditempuh seseorang.
“Pengalaman dan kompetensi tersebut dapat dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS), sehingga masa studi di perguruan tinggi dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat,” jelasnya.
Ia menilai program RPL sangat penting untuk disosialisasikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah daerah,” katanya.
Selain pengembangan SDM, Ubaid juga berharap berbagai penelitian yang dilakukan oleh Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara di wilayah Halmahera Timur dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pemerintah daerah.
Menurutnya, hasil penelitian dari kalangan akademisi dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan maupun pelaksanaan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.
“Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik guna mendukung pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan kemajuan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.(msn)
Penulis: Mansyur Armain