Muhammad Sahril Usia, warga Desa Mangon, Kacamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara menemukan sesuatu diduga orok bayi pada, Kamis (7/8/2025).
Sahril saat dikonfirmasi Kamis (7/8/2025) malam mengungkapkan, sebelum temuan itu dirinya sempat melihat dua orang mengenakan helm tengah malam mondar-mandir di sekitar rumahnya pada Rabu 6 Agustus 2025, sekira pukul 10 malam.
Keesokan harinya jelang magrib, Sahril ditemani salah satu warga langsung memeriksa area yang dicurigainya dan menemukan tanah menumpuk. Keduanya langsung menggali dan menemukan sesuatu yang dibungkus dengan kain penuh darah. Keduanya langsung melapor ke Polres Kepsul untuk diselidiki.
“Setelah mendapat laporan warga, kami langsung menuju TKP dan benda mencurigakan itu langsung dibawa ke RSUD Sanana untuk melakukan visum. TKP sudah kami amankan,” kata Kepala Bagian Operasi (KBO) Satreskrim Polres Kepulauan Sula, IPDA Deny Wibowo saat diwawancarai. Jumat, (8/8/2025).
Dikatakan, visum tersebut bertujuan untuk memastikan apakah benda tersebut merupakan janin atau bukan.” Benda mencurigakan itu belum dapat dipastikan apakah janin atau bukan,” pungkasnya. (ham)


