Home Daerah Wali Kota Tikep Dukung BNN yang Baru Awasi Peredaran Narkotika
Daerah

Wali Kota Tikep Dukung BNN yang Baru Awasi Peredaran Narkotika

Share
Kunjungan Kepala BNN Tikep yang diterima Wali Kota Muhammad Sinen, Senin (5/10/2026)
Share

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tidore Kepulauan yang baru, AKBP Pauzia, di ruang kerjanya, Senin (5/10/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pemberantasan dan pencegahan peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Tidore Kepulauan.

Wali Kota Muhammad Sinen, menyampaikan apresiasi kepada Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan yang baru.

“Selamat bertugas di Kota Tidore Kepulauan, dengan semangat baru yang dibawa oleh Ibu Kepala BNN. Saya optimis, kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan BNN akan semakin baik ke depannya,”ucapnya, Senin (5/10/2026).

Meski begitu, ia menyoroti tentang pengawasan peredaran narkotika di Tidore Kepulauan. Meskipun di beberapa kelurahan dan desa telah dilucurkan sebagai kelurahan/desa Bersih Narkoba (Bersinar).

Ini merupakan tantangan kita, karena di lapangan masih yang berpotensi edarkan sehingga perlu diawasi secara berkelanjutan. Menurutnya, kota ini dicanangkan sebagai kota santri sehingga berbagai kebijakan daerah diarahkan untuk mewujudkan nilia-nilai tersebut.

“Pada prinsipnya, pemerintah kota sangat mendukung penuh demi berkolaborasi menjaga generasi muda Tidore Kepulauan terhindar dari narkoba,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan, AKBP Pauzia, mengapresiasi kepada jajaran pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Pauzia mengungkapkan, pengalaman tugas yang sebelumnya memimpinan BNN Kabupaten Prabumulih, dan kembali dipercaya untuk bertugas di Tidore Kepulauan.

“Sebagai instansi vertikal, kami tentu tidak dapat bekerja dengan maksimal tanpa adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat,” tuturnya.

Melalui pertemuan silaturahmi ini, kami berharap dan bersepakat untuk memperkuat koordinasi, pengawasan, serta program-program pencegahan demi mewujudkan Kota Tidore Kepulauan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (*)

 

 

 

Penulis: Mansyur Armain

Share