Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus mendorong percepatan digitalisasi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) guna meningkatkan efektivitas pemerintahan sekaligus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dokumalamo, saat membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Nuku, Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Kamis (6/5/2026).
Dalam kegiatan bertema “Sinergi Transaksi Digitalisasi dalam Upaya Optimalisasi Peningkatan PAD” itu, Ismail menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi capaian TP2DD Kota Tidore Kepulauan yang berhasil meraih penghargaan dari Menteri Koordinator Perekonomian RI pada 2025, yakni TP2DD Kota Terbaik III wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua serta penghargaan Rookie of The Year TP2DD Kota Terbaik II.
“Penyelenggaraan pemerintahan yang baik merupakan pondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, digitalisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemerintahan,” ujarnya.
Menurut Ismail, birokrasi yang masih kompleks menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan publik. Karena itu, penerapan layanan digital dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan itu juga menekankan pentingnya peningkatan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
“Seluruh OPD diminta memaksimalkan ETPD karena berkontribusi langsung terhadap peningkatan pajak dan retribusi daerah, sehingga Tidore dapat mencapai status daerah digital,” jelasnya.
Selain itu, ia menilai optimalisasi PAD dapat dilakukan melalui digitalisasi sistem pajak dan retribusi daerah agar lebih memudahkan wajib pajak serta meminimalisir potensi kebocoran pendapatan.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan Bank Indonesia melalui TP2DD, termasuk memperkuat kerja sama dengan sektor perbankan.
“Kepada seluruh OPD agar terus berinovasi menggunakan layanan digital. Mari tingkatkan prestasi yang telah diraih dalam upaya percepatan dan perluasan digitalisasi daerah menuju Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah, maju, dan berkelanjutan untuk semua,” pungkasnya. (*)
Penulis: Mansyur Armain


