Home Daerah Talaga Puncak, Tidore Kepulauan Resmi Punya Dapur SPPG
Daerah

Talaga Puncak, Tidore Kepulauan Resmi Punya Dapur SPPG

Share
Peresmian SPPG di Tikep, Jumat (2/10/2026)
Share

Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Talaga Puncak, Kelurahan Rum, Kota Tidore Kepulauan resmi beroperasi.

SPPG ini merupakan salah satu titik pelayanan gizi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masuk dalam lokasi prioritas wilayah 3T atau tertinggal, terdepan dan terluar.

Peresmian SPPG 3T ini dilakukan secara serentak di wilayah Timur Indonesia, Jumat (2/10/2026).

Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Dr. Mariman Darto mengatakan, ada prinsip penting yang ingin disampaikan oleh presiden terkait program ini, bahwa ia ingin membangun generasi yang sehat, cerdas dan produktif.

Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 115 Tahun 2025 yang diturunkan ke dalam strategi. Namun, tidak hanya sebatas penyaluran, tetapi pemenuhan gizi juga terpenuhi, terfokus kepada Bumil, Busui dan Balita.

“Kami prioritaskan di daerah 3T, selain arahan presiden dan arahan dari Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, kami menginginkan agar pada daerah-daerah potensial di 3T, hari ini ada sekitar 16 provinsi, 116 kabupaten/kota dan 480 SPPG atau dapur yang dibuka secara serentak,”kata Mariman.

SPPG ini akan menyalurkan MBG kepada 49 orang, diantaranya; siswa SD sebanyak 18 anak, 11 guru dan 20 penerima manfaat 3B atau busui, bumil dan balita.

“SPPG ini nantinya harus bisa menjadi SPPG terbaik, karena jaraknya dekat dengan sekolah, sehingga proses masak dan distribusi MBG juga tetap terjaga,”harapnya.

Sementara, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, mengungkapkan, MBG juga dapat menurunkan stunting dan mendorong pola hidup bergizi.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman menjelaskan, SPPG tidak hanya sekedar fasilitas saja, tetapi juga memberikan manfaat terhadap program.

“Meskipun penerima manfaat di dusun Talaga Puncak hanya 49 orang, tetapi jangan dilihat dari jumlahnya, karena masyarakat Indonesia perlu mendapatkan manfaat terbaik dalam pemenuhan gizinya,”pungkasnya. (*)

 

 

 

Penulis: Mansyur Armain

Share