Polres Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara kembali menggelar Jumat curhat di Masjid Nur Hidayah, Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Jumat (21/11/2025).
Program Jumat curhat ini sebagai sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat.
Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto melalui Kasi Humas, Ipda Jaya Afandi Soumena, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan keluhan, serta menampung aspirasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Jumat curhat merupakan program rutin yang terus diperluas ke seluruh desa di wilayah hukum Polres Sula,” kata Afandi.
Dia menyebut, dalam dialog tersebut, masyarakat Desa Fatce menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari keamanan di malam hari, aktivitas anak muda, hingga harapan agar patroli ditingkatkan pada beberapa titik rawan.
“Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan kamtibmas untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Seluruh masukan diterima dan dicatat langsung oleh jajaran Polres Sula,” ujarnya.
Sementara Imam Masjid Nur Hidaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Jum’at Curhat yang dilakukan Polres Kepulauan Sula di Desa Fatce.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Kepulauan Sula yang sudah turun langsung mendengar keluhan warga. Kegiatan seperti ini sangat kami butuhkan,” tuturnya.
Untuk itu, ia meminta kepada Polres Kepulauan Sula untuk membantu menertibkan arus lalulintas di depan masjid saat waktu sholat.
“Jika waktu sholat tiba, kami mohon pengendara mobil tidak memutar musik keras, pengendara motor dengan kenalpot brong agar tidak melintas di depan masjid. Ini demi kenyamanan jamaah yang sedang beribadah,” pungkasnya.(ham)
Polres Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara kembali menggelar Jumat curhat di Masjid Nur Hidayah, Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Jumat (21/11/2025).
Program Jumat curhat ini sebagai sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat.
Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto melalui Kasi Humas, Ipda Jaya Afandi Soumena, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan keluhan, serta menampung aspirasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Jumat curhat merupakan program rutin yang terus diperluas ke seluruh desa di wilayah hukum Polres Sula,” kata Afandi.
Dia menyebut, dalam dialog tersebut, masyarakat Desa Fatce menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari keamanan di malam hari, aktivitas anak muda, hingga harapan agar patroli ditingkatkan pada beberapa titik rawan.
“Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan kamtibmas untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Seluruh masukan diterima dan dicatat langsung oleh jajaran Polres Sula,” ujarnya.
Sementara Imam Masjid Nur Hidaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Jum’at Curhat yang dilakukan Polres Kepulauan Sula di Desa Fatce.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Kepulauan Sula yang sudah turun langsung mendengar keluhan warga. Kegiatan seperti ini sangat kami butuhkan,” tuturnya.
Untuk itu, ia meminta kepada Polres Kepulauan Sula untuk membantu menertibkan arus lalulintas di depan masjid saat waktu sholat.
“Jika waktu sholat tiba, kami mohon pengendara mobil tidak memutar musik keras, pengendara motor dengan kenalpot brong agar tidak melintas di depan masjid. Ini demi kenyamanan jamaah yang sedang beribadah,” pungkasnya.(ham)


